sms Tirza…

Bu, ini Tirza saya mau nanya kan Tuhan meninggal ditutup oleh kain kafan tapi kenapa kita pake peti mati? terus kenapa malah agama lain yang pake kain kafan?

Hi Tirza….
kain kafan, peti mati, dikubur, dikremasi, ditenggelamkan di laut, dimumi dll. adalah cara memperlakukan tubuh orang yang telah meninggal sesuai dengan kebiasaan dari mana orang itu berasal. jadi tidak ada perlu seragam kok. dengan cara apapun tubuh itu akan hancur dan tidak penting lagi apalagi sampai mempengaruhi kebangkitan yang kan datang. karena pada saat akhir nanti bukan tubuh fisik yang dibangkitkan seperti zombie gitu melainkan roh kita lah yang dibangkitkan.
Yesus kan orang Yahudi jadi pemakamanNya juga versi bangsa Yahudi dong tentunya. prosesnya pemakaman orang Yahudi itu dengan kain kafan, almarhum dibaringkan dalam kubur yang seperti gua selama setahun supaya membusuk dan tulang-tulangnya kering dan sesudah itu dipindahkan ke dalam sarkofagus yang bentuknya seperti peti mati dari batu sepanjang tulang yang paling panjang seperti tulang paha atau tungkai kaki dan tingginya setinggi tengkorak kepala, semua ngumpul jadi satu dan disimpan dalam kuburan.
jadi seperti iklan apapun makannya minumnya teh botol, demikian juga apapun cara penguburannya, rohnya yang dibangkitkan.
jelaskah? selamat menggumuli imanmu, Tuhan memberkati :)