Tenaaang…selalu ada 2 pilihan.

Tiap peristiwa selalu dapat dilihat dari 2 sisi. Jika pilihan kita tepat maka kebaikan Bapa-lah yang akan terlihat. Kata-kata ini dapat dijelaskan dengan cara seperti ini:

  • Lilin, terbakar sampai habis     :       dari satu sisi yaitu dari sisi lilin itu habis kita akan melihatnya sebagai hal yang tidak menyenangkan karena tadinya kita punya lilin tapi sekarang sudah habis. Dari sisi lain yaitu dari sisi cahayanya kita akan melihatnya sebagai hal yang baik karena tadinya kita gelap tapi karena lilin itu terbakar sampai habis kita memiliki sumber cahaya yang membantu kita melakukan kegiatan kita.
  • Tissue, dipakai sampai habis     :    dari satu sisi yaitu dari sisi tissue itu habis kita akan melihatnya sebagai hal yang tidak menyenangkan karena tadinya kita punya tisuue tapi sekarang tidak punya lagi. Dari sisi lain yaitu dari sisi gunanya kita akan melihatnya sebagai hal yang baik karena tadinya meja kita kotor, piring/sendok berdebu, kaki kena becek tapi karena tissue itu digunakan sampai habis semua hal yang kotor menjadi bersih.

Dari 2 hal ini kita dibantu untuk memahami bahwa memang terhadap setiap peristiwa dalam hidup kita diberi  pilihan untuk dari sisi mana peristiwa itu mau kita lihat. Jika kita memilih untuk melihatnya dari sisi yang tidak menyenangkan maka kita tidak bisa bahagia, tidak mendapat pembelajaran dan yang terpenting kita tidak mampu bersyukur. Sedangkan jika kita memilih untuk melihatnya dari sisi yang baik maka kita bisa lebih bahagia, ada pembelajaran yang didapat dan yang terpenting kita mampu bersyukur. Kalau kita memilih yang tidak tepat peristiwa baik sekalipun tidak dapat kita syukuri dan jika kita memilih yang tepat maka peritiwa yang menyedihkan sekalipun dapat disyukuri

Tinggalkan Balasan