All 4 Jesus

Do all for Jesus and get all from Jesus,

means if you do all the best for Jesus

and you`ll get all the best from Jesus

but if you do all bad for Jesus, 

what do you think you would get.. ??

best thing… ??

hmmm…….

i don`t think so….

    

Melayani Tuhan = merespon

     Seorang bawa mobil tengah malam di hujan yang deras, mobilnya bisa nampung maksimum 4 orang lagi, lalu dilihatnya di pinggir jalan ada 5 orang tetangganya, 4 orang tidak terlalu punya masalah dengannya, tapi 1 orang diantaranya tidak pernah bisa akur dengannya, ngajak berantem, nama baiknya dibikin buruk, anak istrinya diceritakan yang bukan-bukan. Apa kita akan memutuskan untuk angkut  5 orang atau 4 ?  Ini mobil kita, kita diberi pilihan dan kita bisa memilih.

     Itulah kenyataan yang Allah paparkan kepada Musa, bahwa Allah yang punya seluruh bumi artinya ada banyak pilihan bangsa yang bisa dijadikan harta kesayangan Allah, tapi Allah berkenan memilih Israel. Pemilihan Allah bukan karena Israel dapat suara terbanyak , atau dapat sms dan telpon terbanyak, bukan juga karena Israel lebih baik bangsa lain melainkan semata-mata karena Allah mengasihi Israel. Oleh karena Israel jadi umat Allah tanpa bikin jasa sedikitpun, Allah menghendaki mereka menjawab kasih sayang Allah itu dengan melayani Allah selayaknya imam.

     Kerajaan imam dan bangsa yang kudus tidak menunjuk pada orang  Israel disuruh menjadi imam semua, melainkan melayani Allah dengan ketaatan dan kesetiaan setara dengan imam. Dan seperti para imam sebelum melayani Allah harus lebih dulu menguduskan diri, maka sebelum melayani Allah hidup bangsa Israel juga harus kudus.

     Mengikuti sejarah Israel seperti mengikuti miniatur sejarah umat manusia, diselamatkan tanpa dasar apapun selain kasih Allah. Manusia membuat dirinya jatuh dalam dosa, menyakiti Allah sehingga sebenarnya tidak layak untuk dijadikan umat Allah. Tapi Allah memilih untuk menyelamatkan, ini namanya Anugerah. Karena keselamatan itu didapat tanpa berjuang dulu, berkorban dulu oleh karena itu manusia harus cukup tahu diri untuk merespon keselamatan dari Allah. Melayani Allah adalah respon manusia atas keselamatan yang telah mereka terima. Melayani Allah harus dilakukan dengan ketaatan, kesetiaan dan kekudusan yang setara dengan imam-imam. Melayani Allah bukan dipahami sebagai kewajiban tapi bentuk syukur.

     Sama seperti para imam harus menguduskan diri sebelum mulai melayani Allah, maka  kitapun melakukan hal yang sama, bukan cuci badan melainkan menyingkirkan yang jahat-jahat dari hati dan pikiran, seperti iri, dendam, niat jahat, lalu mulailah melayani anggota keluarga, orang di lingkungan tempat tinggal, tempat kerja dan jemaat.

     Melayani itu artinya membiarkan orang lain mengalami atau turut merasakan karunia Allah yang ada pada diri kita. Semua orang dapat karunia itu. Karunia-karunia itulah yang dipakai untuk melayani dan tujuan pelayanan itu supaya Allah dimuliakan. Karena tujuannya seperti itu maka melayani harus hati-hati jangan sampai yang terjadi justru sebaliknya. Artinya jangan sampai waktu orang mengalami karunia yang ada pada kita justru kemuliaan Allah tertutup oleh kemuliaan kita atauAllah justru tidak dimuliakan, contoh :

·        Kita mudah memberi maaf  kepada orang lain , tetapi kepada orang tua, suami, istri, anak, saudara sulit.

·        Kita ramah pada anggota keluarga tapi kita sulit berdamai dengan orang lain.

·        Punya waktu untuk sahabat-sahabat kita, mendengar keluh-kesah mereka, tapi tidak punya waktu untuk mendengar nasihat orang tua.

·        Kata-kata dan mulut untuk memuji Tuhan sekaligus memaki

 

Hidup kita bisa membuat nama Yesus berkumandang tapi juga bisa membuat nama Yesus dipandang rendah. Amin.

Lost Line…

Dalam film bugs life terdapat adegan semut berbaris mengangkut makanan yang mereka dapat dalam satu garis menuju ke sarang. Tiba-tiba sehelai daun  jatuh tepat ditengah barisan yang dengan segera memutuskan barisan itu. Garis yang terputus langsung membuat para semut  menjadi panik. Bagi semut-semut itu ketika sehelai daun memutuskan garisnya mereka akan berhenti di situ untuk selamanya. “Oh tidak, kita akan berdiri di sini untuk selamanya, tolong!” Ketika teman-temannya panik dan ribut, seekor semut bernama Flik lantas menenangkan mereka dan memberi solusi untuk mengitari daun kering itu.Semut-semut yang panik mengatakan bahwa mereka tidak mungkin bisa melakukannya.Tapi bukan Flik namanya kalau tidak bisa membujuk teman-temannya. Flik meminta teman-temannya untuk mengitari daun itu namun tidak melihat ke jalannya melainkan melihat ke matanya dan voila…..!!! garisnya bisa nyambung lagi dan hidup pun berjalan lagi.

Ketika hidup begitu teratur dimulai dari bangun, sarapan, bersatu dalam kemacetan, bekerja, makan siang, kerja lagi, absen pulang, berharap setiap lampu lalu lintas yang dilewati akan terus hijau, tiba di rumah, makan malam (bagi yang ogah diet), bersihin badan dan tidur lagi, maka kita seolah sedang menjalani garis yang sudah terpola.

Lalu satu peristiwa terjadi: anak sakit; orang tua jatuh di kamar mandi; diperdaya orang; bisnis dicurangi; gagal naik kelas atau lulus; gagal dapat promosi; masa kontrakan habis atau cicilan jatuh tempo pas lagi cekak; ………………………(silahkan isi), maka kita jadi panik karena hidup yang teratur tiba-tiba terganggu dan kita kehilangan garisnya. Kita tidak tahu bagaimana harus meneruskan hidup, menebalkan muka, mengulangi ujian, mendapatkan biaya rumah sakit atau melunasi segala tagihan. 

Sama seperti pada suatu sore yang tenang, Yesus mengajak murid-murid-Nya untuk menyeberang danau dengan perahu. Bersama-sama dengan mereka juga ada beberapa perahu lainnya. Perjalanan yang tenang itu tiba-tiba menjadi mengerikan ketika taufan yang dahsyat mengamuk dan ombak yang besar masuk ke dalam perahu dan membuatnya hampir tenggelam. Kita ingat bahwa beberapa murid Yesus adalah nelayan sehingga taufan dan ombak sebenarnya bukan hal yang baru bagi mereka. Seandainya kapalnya karam mereka toh bisa berenang. Tapi mereka menjadi sangat takut dengan kejadian alam yang mereka alami itu sampai mereka dengan panik membangunkan Yesus malah menuduh Yesus tidak peduli seandainya mereka binasa.Yesus bangun menenangkan danau sehingga danau itu menjadi sangat tenang. Setelah itu baru Ia menegur mereka atas ketidakpercayaan mereka sementara Ia ada bersama-sama dengan mereka.

Sehelai daun, mungkin dapat membuat garisnya hilang tapi tidak akan membuat hidup berhenti berjalan. Solusinya sesederhana memutari daun dengan pandangan hanya tertuju pada sang pemberi jalan dan hei!!!! Garisnya nyambung lagi J

 

Bahagia itu apa ya…??

  • Seorang Ateis bertanya kenapa orang mesti menyembah atau percaya kepada Tuhan.
  • Anggota Jemaat protes dengan jarang datang ke ibadah karena khotbah pendeta melulu tentang menaati perintah Tuhan.

 

     Kenapa manusia mesti menyembah dan menaati Tuhan sebenarnya supaya setelah banjir kita tidak sampai tidur di jalan depan mal dan berteriak-teriak, artinya : bapak, ibu, saudara dan saya diingatkan untuk taat pada Tuhan yang kita sembah supaya kita tidak mempermalukan diri sendiri saat situasi hidup kita berubah.

 

  • Sepasang suami-istri tidak percaya ketika  dokter menyatakan puteri mereka yang baru beberapa bulan umurnya mengidap penyakit langka yang mengharuskannya menjalani operasi-operasi mahal dengan harapan hidup tipis.  Kondisi seperti ini bisa memaksa mereka untuk saling menyalahkan, putus asa atau berubah setia. Tapi ketaatan pada Tuhan membantu suami-istri ini untuk menghadapi situasi itu bersama-sama sehingga mereka mendapatkan kembali putrinya yang sehat. Ini buah yang manis dari sebuah ketaatan kepada Tuhan.
  • Saeorang istri yang telah mengabdi  pada suaminya berpuluh-puluh tahun hampir tidak bisa percaya ketika mengetahui bahwa suaminya punya istri lagi. Dalam situasi seperti itu cara yang akan ditempuh kebanyakan orang adalah berpisah tapi ketaatan pada perintah Tuhan membuat istri ini terus bertahan dengan jamji pernikahannya dan yang lebih luar biasa adalah dia berjuang untuk dapat menerima suaminya kembali dalam keadaan apapun.
  • Seorang anak muda menyalami saya dengan wajah ceria, belakangan saya diberitahu bahwa sejak kecil dia sudah jadi yatim-piatu dan diasuh oleh orang lain tapi hanya karena ketaatan pada Tuhan, anak perempuan ini masuk gereja dengan wajah ceria.

 

     Inilah arti bahagia yang disebut pemazmur ketika orang-orang berusaha untuk menuruti perintah Tuhan, berusaha untuk mengenal Tuhan dan tidak melalukan kejahatan. Membaktikan hidup hanya untuk melakukan perintah-perintah Tuhan. Bahagia karena ketika situasi hidup berubah :

  1. mereka tidak dipermalukan
  2. mampu melihat keadilan Tuhan sehingga bisa bersyukur.
  3. tidak mengalami ditinggalkan.

 

     Artinya tidak dipermalukan adalah waktu situasi berubah, hati dan pikiran tetap terjaga sehingga stressnya tidak sampai membuat kita mempermalukan diri sendiri apalagi kalau sampai tindakan yang malu-maluin itumasuk tv. Itu bahagia.

     Artinya mampu melihat keadilan Tuhan sehingg bisa bersyukur adalah waktu situasi berubah menjadi tidak menguntungkan bagi kita, karena sakit, kematian, dikhianati, keadaan ekonomi, usia, gagal dalam studi, pemutusan hubungan kerja, gagal menikah, gagal punya anak, sampai saat-saat itu orang percaya  dapat melihat keadilan Tuhan yang membuatnya bisa bersyukur kepada Tuhan. Orang ini disebut berbahagia, karena saat orang lain tidak mampu melihat keadilan Tuhan dalam peristiwa yang tidak menyenangkan, orang taat justru bisa melihatnya dan bersyukur.

     Artinya tidak mengalami ditinggalkan adalah ketika situasi berubah dan orang-orang yang dulu dekat mulai menjauhi atau malah menghilang mungkin karena kita turun jabatan, pensiun, bisnis lagi tidak menguntungkan, sakit-sakitan atau ada yang lebih baik dari kita tapi kita tidak benar-benar ditinggalkan, kita hanya merasa orang – orang  yang bersama kita agak berkurang tapi tetap ada sahabat setia untuk menemani jalan kita dan dalam keadaan apapun kita tidak ditinggalkan, inilah kebahagiaan sejati.

     Sayang kebahagiaan seperti itu tidak bisa otomatis dirasakan oleh semua orang kristen melainkan hanya setiap orang yang berpegang pada firman Tuhan dan dengan setia mematuhinya. Amin.

 

Peace.. YO..!!

     Seorang anak sekolah minggu ditanya, apa yang bikin kamu sedih? ..” Papa mama berantem ” .., apa yang bikin kamu senang .. ” Kalau papa mama baikan ” … Sejak kecil manusia belajar arti kata damai yakni ketika tidak ada damai. Buat papa-mama, kalau marahan jangan lama-lama karena selain itu membuat anak-anak kita sedih juga membuat mereka tiap malam berdoa supaya Tuhan Yesus membuat papa-mamanya baikan karena mereka rindu suasana rumah damai lagi, tidak ada diem-dieman, dan mungkin mereka ingin tidur lagi di kamarnya yang dipakai papa-mama yang karena marahan tidak tidur sekamar.

     Inilah fakta yang terjadi pada Israel yang sedang berada dalam hukuman Allah, mereka sangat ingin keadaannya pulih lagi.  Lalu Yesaya hadir dengan nubuat bahwa setelah masa penghukuman itu selesai, Allah akan memulihkan keadaan Israel 100%.  Saking sempurnanya sampai-sampai Yesaya menggambarkan keadaanya seperti taman Firdaus. Itulah sebabnya gambar langit dan bumi baru, serigala dan domba domba makan rumput sama-sama, dipakai 100% oleh saksi Yehova untuk menunjuk pada surga di bumi yang akan Allah hadirkan setelah hari penghakiman. Padahal ayat ini murni dinubuatkan untuk menguatkan iman percaya Israel agar tetap bertahan dalam ujian selama di pembuangan, jangan menyerah dan berhenti menjadi taat karena sesungguhnya Allah sedang mempersiapkan sebuah akhir cerita yang indah bagi masa depan mereka yang tetap taat dalam pengujian.

     Nubuat ini tentunya jadi angin segar karena berkat-berkat seperti sukacita, umur panjang, keamanan telah diambil dari mereka dan mereka sangat ingin berkat-berkat itu mereka terima kembali. Apa arti ayat-ayat ini bagi hidup kita sekarang.

     Tidak ada perak yang diambil dari tambang dan langsung dipajang di toko perhiasan, tapi harus lebih dulu dimurnikan, dengan panas tinggi perak dipisahkan dari kotoran sehingga tinggalah perak yang murni. Perak ini juga dibentuk dulu sesuai keinginan disainernya baru kemudian dia layak disatukan dengan berlian. Kalau sudah jadi begini tidak ada yang akan meletakkannya di tempat sampah atau gudang melainkan perak murni yang indah itu akan diletakkan di atas beludru dan dipajang di etalase toko perhiasan dengan sistem keamanan tingkat tinggi dan canggih.

     Demikian juga dengan umat Allah yang setelah dimurnikan dengan penderitaan akibat ketidaktaatan mereka kepada Allah dan mereka terbukti bertahan dan tetap taat dalam masa-masa pengujian itu akan dilayakkan untuk menikmati indahnya pemulihan yang Allah sediakan bagi mereka. Sekalipun sudah dipulihkan ketaatan harus tetap dipelihara. Karena pemurnian ulang tidak mustahil dilakukan oleh Allah yang mencintai kemurnian hidup umat-Nya.

     Paskah menjadi titik awal hubungan hubungan baik antara Allah dan umat ciptaan-Nya. Tapi sekalipun Yesus telah menebus kita dari kematian kekal karena dosa-dosa kita, tidak berarti manusia bisa menjadi hidup seenaknya karena tiap orang harus menjaga kekudusan hidupnya.

     Pulihnya hubungan manusia dengan Allah harus juga tercermin dalam berdamainya hubungan manusia dengan sesamanya. Kejadian di Virginia Tech adalah salah satu contoh bahwa ketika seseorang terus dilecehkan, dianggap rendah bisa membuatnya menjadi orang yang kejam dan tidak lagi dapat menyayangi nyawa orang lain. Ada lagi kejadian yang menimpa sebuah gereja di Jakarta dimana jemaat pecah menjadi kelompok pagi dan kelompok siang. Bahkan pendeta yang hendak melayani salah satu kelompok disiram air panas, baju ditarik, kaos singlet dirobek. Berdamai dengan Allah tidak berlanjut sampai pada berdamai dengan sesama. Kenapa sulit berdamai ? karena kita berhenti berdoa… Amin