3 kata ini sering dijadikan orang untuk menyindir orang yang tidak tahu berterimakasih atas budi baik orang yang telah menolongnya. Tapi saya harus memutar otak lebih keras untuk memberi penghiburan untuk semua kulit kacang (emang ini kerjaan saya
)
Jika ada orang yang merasa dirinya adalah kulit kacang jangan buru-buru sedih apalagi sampe protes ama Tuhan, tapi coba renungkan hal ini:
sebenarnya tidak semua kulit nasibnya buruk atau kacangnya yang bernasib baik karena kalau mau dipikir baik-baik semua kacang akan masuk mulut para mania kacang terus digigit, terus tercampur ludah, dikunyah ampe jadi ancur kayak bubur hiiiiii….. lalu ketelen, ketemu ama ruangan lambung yang punya cairan asam, terus pergi lagi ke tempat-tempat lain dalam tubuh si mania kacang dan berakhir di jamban
sementara si kulit ditungguin sama anaknya mania kacang tadi. dibersihin lalu diberi cat dengan warna-warna yang cantik terus diberi lem dan disambung-sambungin jadi karakter hewan, bunga, rumah yang bagus. di tangan seorang pelaku seni, si kulit dipecah-pecahin, ditempel pada sebuah media, diberi cat, dan hoila… jadilah karya seni bernilai tinggi yang hanya ditempatkan di tempat-tempat terbaik
jadi tidak selamanya menjadi kulit yang dilupakan oleh si kacang adalah hal yang menyedihkan. karena Tuhan punya banyak cara untuk memberi perkara-perkara yang menyenangkan bagi orang-orang yang telah melakukan kebaikan kepada orang lain,
sementara itu tidak usah gusar dengan si kacang malah harusnya dikasihani karena sekalipun si kacang sampai melupakan kulitnya dia sebenarnya tidak tahu apa yang sementara menunggunya di depan matanya
jadi bagaimana???
berbahagialah menjadi kulit kacang ![]()
dan
jadilah kulit yang mendoakan kacangnya
God bless you all



