Yesus ambil alih kemudi ini dari tanganku

Juni 13, 2010 1 komentar

Bahan Bacaan  Yehezkiel 18 : 21 -24

Setelah melewati tahun yang berat seorang wanita pulang ke rumah orang tuanya di cincinnati untuk merayakan malam natal. Perjalanan  15 mil ditempuh pada malam yang mulai larut dan bersalju. Ia membawa bayinya yang ditidurkan di bangku belakang mobil dan dengan bensin yang menipis. Sudah lama ia tidak pernah berdoa karena hidupnya yang berat membuatnya sibuk. Sepanjang perjalanan ia memikirkan hidupnya dan tidak menyadari mobilnya mulai melaju cepat. Sebelum sempat menyadari tiba-tiba ban mobilnya selip di jalanan yang licin karena salju yang telah jadi es sehingga tidak terlihat. Pada saat itu dia sudah membayangkan nasibnya dan bayinya dan ia mulai mengangkat tangannya dari stir mobil dan mulai berteriak :

Jesus, take the wheel take it from my hands Cause I can’t do this on my own I’m letting go So give me one more chance To save me from this road I’m on  Jesus, take the wheel

Yesus ambil alih kemudi ini dari tanganku. Saya tidak dapat melakukannya dengan kemampuan saya. Saya membiarkan semuanya pergi jadi berikan saya kesempatan satu kali lagi. Selamatkan saya dari jalan ini. Yesus ambil alih kemudi ini.

Dan mobil itu berhenti tepat di bahu jalan di malam yang dingin. Dia mengecek ke bangku belakang dan melihat bayinya tidur dengan lelap. Saat itulah untuk pertama kalinya dia menundukkan kepalanya dan berdoa mohon ampun pada Tuhan untuk semua hidup yang pernah dijalaninya. Read more…

“Katanya:… ” belum tentu sama dengan faktanya

Bahan Bacaan  Roma 2 : 17 – 24

Siapa yang sejak dari dulu tidak pernah jadi korban iklan? Kenapa dibilang korban, karena beberapa iklan dibuat tidak sesuai dengan produk yang diiklankan. Misalnya iklan soft drink yang katanya kalau minum nanti seperti mandi di kolam renang alias segar padahal faktanya makin banyak yang diminum makin haus jadi lebih enak langsung minum air dingin.

Seperti di New Delhi India, Vaibhav Bedi, 26 tahun menuntut perusahan pengharum tubuh karena iklan mereka menjamin bahwa kalau pengahrum tubuh itu dipakai maka akan didatangi oleh wanita-wanita. Dan Bedi telah memakai produk itu selama 7 tahun dan selama itu tidak ada seorang pun wanita yang datang kepadanya.

Katanya dan faktanya memang suka bikin repot:

  • Katanya pegawai biasa, faktanya rekeningnya luar biasa
  • Katanya amat peduli, faktanya peduli amat
  • Katanya lurus, faktanya sengaja dilurusin
  • Katanya perumahan asri disebelah sungai yang tenang, faktanya perumahannya di sebelah kali yang mampet dengan sampah.

Katanya selalu diharapkan sama dengan faktanya, karena jika tidak bukan saja mengecewakan tetapi menghilangkan kepercayaan.

Read more…

Yesus bukan tender yang bisa dimenangkan

Februari 16, 2010 Tinggalkan komentar

Bacaan :  Lukas 10 :1-4

Seorang anak perempuan kecil sedang berdiri sendiri sambil memandang sedih ke sekelompok temannya yang sedang berbicara dengan senang sambil makan donat. Mereka tidak bersedia berbicara dengan dia dan tidak ingin berbagi kegembiraan bersama hanya karena ia tidak memakai baju yang sama dengan mereka. Seperti ini juga gambaran gereja-gereja saat ini. Kalau tidak pakai ‘baju’ yang sama maka keselamatan dan kebenaran belum bisa dimiliki. Sehingga gereja-gereja berlomba-lomba untuk mengiklankan dirinya sebagai yang terbaik dan terbenar. Sebagai yang satu-satunya dipakai Tuhan dan yang satu-satunya ada Tuhannya.

Dalam sebuah konferensi tahunan gerejanya, Henry B. Eyring salah satu presiden (istilah gereja itu untuk menyebut pemimpinnya) memberi kesaksian bahwa gereja mereka adalah satu-satunya gereja yang benar dan hidup dan nabi mereka adalah satu-satunya nabi Kristus.

Lalu di salah satu website, ada pdt yang mengajari bagaimana memilih satu gereja yang benar-benar menjalankan Firman TUHAN. Setelah mengutip sejumlah ayat yang kemudian ditafsirkan dengan keliru akhirnya si pdt memberi beberapa kesimpulan yang salah satunya : jangan terkecoh dengan gereja yang bicara kasih tapi ternyata tidak ada kuasanya, tidak percaya karunia ROH KUDUS dan bahasa lidah, tidak percaya kesembuhan ilahi, dan tidak sanggup mengubah orang berdosa jadi benar (yang merokok terus merokok, yang narkoba terus narkoba, yang pelit terus pelit, yang kecanduan pornografi terus saja kecanduan, yang sering kesurupan terus kesurupan, yang jahat terus jahat). Intinya jangan terkecoh dengan gereja yang tidak ada kuasanya. Lalu diakhiri dengan iklan : kalau Anda sedang mencari-cari gereja, mari, pintu Gereja X  selalu terbuka untuk Anda. Hubungi kami sekarang juga. TUHAN YESUS sendiri menantikan Anda di sini untuk menjamah dan mengubahkan hidup Anda selamanya. DIA-lah yang akan memuaskan kerinduan hati Anda yang paling dalam.

Read more…

Tuhan dimanakah Engkau?

November 23, 2009 3 komentar

Mazmur 119 : 92, 93

Tuhan dimanakah Engkau? Inilah pertanyaan yang sering kita tanyakan ketika kita menghadapi peristiwa atau kejadian yang tidak dapat kita terima. Kita mempertanyakan keberadaan Tuhan, kita mencari Dia dan bahkan dalam kekecewaan kita bisa mengira Tuhan telah menjauh dalam kehidupan kita. Gambar yang ada di atas adalah ilustrasi dari keadaan yang sebenarnya. Jika kita lihat gambar yang di zoom in atau didekatkan: tampak seorang yang sedang bertanya Allah, dimanakah Engkau? Lalu gambar itu di zoom out atau dijauhkan dan kita bisa melihat bahwa sebenarnya orang yang sedang mencari Allah itu ada dalam tangan Allah.

Ketika manusia mempertanyakan keberadaan Tuhan, ketika manusia mencari Tuhan semua itu membuktikan bahwa manusia tidak berdaya tanpa Tuhan. Kehadiran Tuhan dalam hidup manusia memberi jaminan rasa aman, keyakinan akan pertolongan Tuhan dalam hidup manusia memberi rasa tenteram dan  keterlibatan Tuhan dalam hidup manusia memberi manusia itu kemampuan untuk menghadapi peristiwa yang sedang mengujinya.

Read more…

Tuhan memulihkan karena Kasih

November 15, 2009 Tinggalkan komentar

Bahan Bacaan : Yehezkiel 36: 33 – 38

Kalau sampai ada anak yang karena nakalnya terusir dari rumah biasanya bukan kenakalan anak itu yang akan dibicarakan orang melainkan orang tuanya. Orang tuanya yang akan dianggap gagal, tidak mampu, tidak pantas jadi orang tua. Sehingga dari pada orang tua itu harus menjelaskan kepada setiap orang mengenai keputusannya untuk menghukum anaknya lebih baik anaknya sendiri yang dipanggil pulang ke rumah, diajak berbicara, dipulihkan keadaannya, dikasihi, disayangi dengan harapan dia akan berubah menjadi baik. Orang tua tentu lakukan hal ini bukan terutama untuk anak itu melainkan untuk memulihkan nama baiknya dan membuktikan bahwa ia dapat menjadi orang tua yang berhasil mendidik anaknya.

Dalam dunia kuno (bahkan sampai saat ini) juga demikian, kalau sebuah bangsa mengalami banyak musibah atau bahkan sampai dijajah oleh bangsa lain itu menandakan bahwa dewa mereka adalah dewa yang tidak dapat diandalkan sehingga sangat tidak pantas untuk disembah sebagai dewa.

Sehingga ketika TUHAN Allah menghukum Israel dengan membuang mereka dari tanah milik mereka dan Yerusalem serta tempat ibadah di dalamnya TUHAN Allah biarkan dihancurkan oleh bangsa Babel, maka nama TUHAN Allah-lah yang kemudian menjadi buruk. Oleh penduduk Babel dan bangsa-bangsa lain TUHAN Allah Israel dianggap sebagai TUHAN Allah yang tidak mampu menjadi Allah oleh karena tidak bisa melindungi umat-Nya dari serangan sehingga mereka harus kalah dan keluar dari tanahnya.

Read more…

Forgive and Forget

Agustus 30, 2009 Tinggalkan komentar

Kita tidak bisa menghindar dari sakit hati dan amarah tetapi kita bisa membebaskan diri dari belenggu dendam jika kita bersedia mengampuni dan melupakan apa yang orang lain perbuat pada kita.  Dan setiap orang yang hidup di dalam Tuhan dan telah menerima pengampunan seharusnya bersedia untuk saling mengampuni dan melupakan dendam. Karena bukti seorang hidup di dalam Tuhan bukan pada asesoris rohani yang dikenakan melainkan pada sejauh mana hidupnya diubah oleh Tuhan yang dipercayai.

ini akan mengingatkan dan kalau bisa menggugah kita semua untuk bisa mengampuni dan melupakan segala kepahitan yang kita alami karena jika itu kita lakukan maka kita sebenarnya menolong diri kita sendiri, bukan orang lain.

Banyak orang berkata: pengampunan adalah ide yang sangat baik sampai ketika mereka harus mengampuni. Dan melupakan sepertinya tidak akan menjadi suatu akhir yang masuk akal dan yang diinginkan kalau kita sendiri yang harus melakukannya.

Read more…

Mengucap Syukur ketika Bangkrut…

Filipi 4 : 4 – 7
4:4 Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan:
Bersukacitalah!
4:5 Hendaklah kebaikan hatimu diketahui semua orang. Tuhan sudah
dekat!
4:6 Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi
nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa
dan permohonan dengan ucapan syukur.
4:7 Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan
memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus..

Seorang pendeta diminta untuk memimpin ibadah di rumah seorang pengusaha. Begitu pendetanya tiba, jemaat sudah banyak yang datang dan memenuhi tenda yang dipasang di depan rumah. Meja makan yang memang terlihat dari ruangan ibadah penuh makanan. Pendeta dan juga jemaat disambut dengan senyum yang ramah dari tuan rumah, istri dan anak-anaknya. Pendeta yang sudah cukup lama melayani ini sudah tahu ayat mana yang akan digunakan karena biasanya kalau pengucapan syukur dibuat besar-besaran seperti itu berarti usaha berhasil, pertambahan usia atau sembuh dari sakit parah. Seperti biasa, pendeta akan mendapat pokok doa untuk dibawakan dalam doa syafaat. Di pokok doa itu hanya ada sebaris kalimat: bersyukur untuk pemeliharaan Tuhan dalam usaha yang sedang bangkrut. Akhirnya pendeta kembali membuka alkitab untuk mencari ayat yang tepat untuk ibadah pengucapan syukur atas pemeliharaan Tuhan ketika usaha bangkrut.
Mungkin kisah seperti ini hampir tidak mungkin menjadi kenyataan. Biasanya lebih mudah untuk menghibur orang lain ketika kita sedang tidak ada masalah dan lebih mudah untuk membuat orang lain tertawa ketika hati kita sedang senang. Sebaliknya jika sedang sedih atau banyak masalah kita akan sangat menginginkan untuk dihibur dan dikuatkan bahkan cenderung menutup diri.
Jemaat Filipi cukup beruntung karena mereka diperkaya dengan kisah Paulus yang saat dalam penjara ia justru menulis surat dan meminta jemaat itu untuk bersukacita di dalam Tuhan. Permintaan ini seperti ini tentunya membuat jemaat heran karena yang bisa mereka bayangkan adalah Paulus meminta mereka mendoakan dia, Paulus meminta mereka untuk mendukung dia dalam pencobaannya. Tetapi yang mereka terima justru ajakan untuk bersukacita dalam Tuhan dari seorang yang sedang berada dalam penjara dengan akhir hidup yang tidak pasti.
Sebenarnya tidak berlebihan kalau Paulus meminta jemaat untuk melakukan kebaikan dengan mengusahakan dia keluar dari penjara, tetapi yang Paulus minta justru agar jemaat di kota Filipi terus berbuat baik kepada orang lain sehingga semua orang mengetahui kebaikan hati mereka.
Sebenarnya tidak berlebihan juga kalau menyampaikan kekuatirannya untuk diketahui jemaat tetapi justru ia meminta jemaat untuk tidak kuatir mengenai apapun juga melainkan menyampaikan segala hal pada Allah dengan ucapan syukur.
Sebenarnya tidak berlebihan kalau Paulus mengatakan bahwa dia tertekan, bimbang, tidak tenang dengan situasi dalam penjara. Tetapi Paulus justru menyatakan ketika seorang telah menyatu dengan Yesus maka hati dan pikirannya dipelihara dengan damai sejahtera yang tidak dapat dipikir oleh akal.
Bagi Paulus, seorang yang telah menyatu dengan Yesus tidak dapat dibuat kuatir dengan segala persoalan yang dihadapi di dunia ini. Kenapa karena ketika Yesus hidup di dalam diri seseorang maka ia tidak menjadi seperti seseorang kebingungan ketika melihat potongan puzzle di tangannya dan mencoba menebak gambarnya. Melainkan akan menjadi seorang yang yakin bahwa potongan puzzle di tangannya itu pasti bagian dari sebuah gambar yang indah.
Jika setiap orang yakin bahwa rancangan Tuhan dalam hidupnya pasti baik dan indah maka tentunya kita akan mampu menjalani setiap bagian hidup ini dengan tenang. Di tengah tantangan yang saat ini dihadapi, setiap orang yang percaya bahwa rancangan Tuhan adalah rancangan damai sejahtera, tidak akan dilemahkan oleh keadaan. Ketika phk besar-besaran terjadi di mana-mana, ketika lapangan kerja makin sulit dicari dan ketika biaya hidup makin mahal belum lagi biaya pendidikan anak-anak semua keadaan itu tidak akan melemahkan dan membuat orang percaya putus asa. Ketika semua pintu tertutup bagi kita dan kita percaya Tuhan menyediakan satu pintu tak terduga bagi kita maka pintu itu akan kita temukan.
Kita juga ditantang untuk menjadi wadah yang dapat mendukung jemaat dalam mengambil sikap menghadapi keadaan dunia yang semakin banyak kesulitan dan tuntutannya. Kita melangkah bersama Tuhan dan diutus untuk menghadirkan sukacita dalam dunia yang berduka, berbuat baik di tengah dunia yang jahat, menghadirkan keyakinan di tengah dunia yang dipenuhi kekuatiran, menghadirkan damai sejahtera di tengah dunia yang dilanda krisis dan kesulitan.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.